skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Pada Telinga

Penyakit Pada Telinga

Telinga merupakan salah satu indera manusia selain kulit, lidah, mata dan hidung. Telinga ini merupakan salah satu organ tubuh manusia yang berfungsi sebagai indera pendengar dan penjaga keseimbangan. Sebagai organ pendengaran, telinga memiliki reseptor khusus yang berfungsi untuk mengenali getaran suara.

Mengingat telinga merupakan salah satu organ vital, penting bagikita untuk menjaga kesehatan telinga. Berbagai macam resiko penyakit dan gangguan pada telinga dapat menyerang. Penyakit yang menyerang telinga biasanya selain menyulitkan kita untuk mendengar, juga dapat memberi rasa sakit dan rasa pusing yang memicu sakit kepala.

Mengingat, telinga tidak hanya menyediakan kemampuan untuk mendengar namun juga untuk membantu keseimbangan tubuh dalam bergerak. Untuk itu, kita perlu mewaspadai berbagai macam penyakit yang dapat mengganggu kesehatan telinga. Namun, apa saja sih penyakit yang beresiko mengganggu kesehatan telinga kita?

Berikut merupakan beberapa penyakit telinga yang perlu diperhatikan:

  1. Meniere

Meniere merupakan penyakit pada telinga bagian dalam yang terjadi karena kantung endolimfatikus mengalami pembengkakan akibat penumpukan cairan di dalam telinga. Gejala awal yang perlu diwaspadai antara lain telinga berdengung (tinnitus), gangguan pendengaran serta pusing. Penyakit ini biasanya tidak hanya menyerang satu telinga saja, namun juga kedua telinga dapat beresiko terkena penyakit ini.

  1. Neuroma Akustikus

Merupakan penyakit tumor yang menyerang saraf penghubung telinga dengan otak. Penderita Neuroma Akustikus memiliki gejala awal berupa gangguan saraf pendengaran, telinga berdengung serta hilangnya keseimbangan.

  1. Othematoma

Othematoma juga sering disebut dengan penyakit bunga kol yang disebabkan oleh kelainan genetis. Sejak lahir, penderita Othematoma tidak memiliki aurikel dank anal auditori. Penyakit ini ditandai dengan adanya gangguan tulang rawan pada daun telinga yang biasanya disertai dengan pendarahan.

Pendarahan ini akan sangat berbahaya apabila tidak segera ditangani dengan serius. Othematoma juga dapat menyebabkan bentuk telinga penderita ikut mengalami perubahan karena munculnya jaringan berlebih pada daun telinga.

  1. Infeksi Telinga Luar (Otitis Externa)

Infeksi telinga luar dapat disebabkan oleh kebersihan yang buruk seperti mengorek telinga secara berlebihan maupun membiarkan kotoran telinga menumpuk. Gejala yang muncul pada penyakit ini berupa sakit pada telinga, sakit saat membuka mulut serta gangguan pendengaran apabila terjadi pembengkakan pada liang telinga.

  1. Infeksi Telinga

Merupakan jenis penyakit telinga yang umum terjadi. Infeksi dapat disebabkan bakteri dan virus yang masuk ke telinga manusia. Infeksi telinga ini dapat menyerang setiap bagian telinga.

  1. Perindokritis

Penyakit ini sebenarnya hampir sama dengan Othematoma. Bedanya adalah Othematoma disebabkan karena kelainan genetis, namun Perindokritis disebabkan oleh adanya infeksi. Infeksi pada penyakit Perindokritis ini dapat disebabkan  oleh bisul yang pecah ditelinga, luka maupun gigitan serangga.

Biasanya, penyakit ini disertai dengan keluarnya nanah juga pendarahan pada telinga penderita. Celakanya, kontimanasi bakteri pada nanah tersebut dapat memotong pembuluh darah menuju tulang rawan telinga sehingga tulang rawan tersebut dapat rusak.

  1. Tinnitus

Merupakan gejala timbulnya bunyi seperti desiran, dengungan maupun suara lain di dalam telinga. Sebenarnya penyakit ini tidak begitu mengganggu, namun apabila dibiarkan dapat menimbulkan penyakit yang sangat berbahaya seperti munculnya tumor pada telinga.

Meskipun demikian, resiko munculnya tumor ini sangat jarang terjadi karena kebanyakan orang akan cepat tanggap dalam menangani tinnitus. Penyakit ini biasanya muncul dengan sendirinya ketika penderita sudah terbiasa dengan tempat bising.