skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Telinga Berdarah

Telinga Berdarah

Kerusakan pada gendang telinga juga bisa diakibatkan oleh faktor-faktor lain, misalnya terkena pukulan keras, terpapar suara yang sangat keras, atau mengalami cedera kepala yang lebih serius. Umumnya, gendang telinga yang rusak akan terasa nyeri secara tiba-tiba.

Sebagai akibatnya, kemungkinan Anda tidak dapat mendengar dengan baik dan mungkin disertai dengan terjadinya pendarahan pada telinga. Pada tingkatan yang ringan, gendang telinga yang rusak bisa sembuh dengan sendirinya.

Gendang telinga pecah juga bisa terjadi ketika tekanan di dalam telinga tidak sama dengan di luar telinga. Misalnya, ketika berada di dalam pesawat terbang yang sedang menambah atau mengurangi ketinggian.

Bisa juga terjadi di dalam laut ketika sedang menyelam. Pecahnya gendang telinga tidak selalu mengeluarkan darah. Begitu juga sebaliknya, telinga berdarah bukan hanya disebabkan oleh pecahnya gendang telinga.

Penyebab telinga berdarah ada beberapa ragam penyakit yang melatarbelakangi timbulnya gejala tersebut. Infeksi telinga sangatlah mengganggu keefektifan aktifitas harian kita. Mengingat begitu pentingnya fungsi telinga khususnya untuk media komunikasi yang baik. Tak menutup kemungkinan pula bahwa organ telinga juga menjaga keseimbangan tubuh secara tak langsung.

Dan berikut ini akan dituliskan beberapa daftar mengenai penjelasan beberapa ragam penyakit yang memiliki kecenderungan menjadi penyebab telinga berdarah. Mari langsung saja simak penyebab telinga berdarah:

  1. Otitis Media

Sering disebut pula sebagai gejala radang telinga bagian tengah. Biasanya erat kaitannya dengan masalah infeksi ataupun radang faring pada usia dini. Namun yang sering terjadi keluhan ketulian ringan juga biasa muncul.

Tindakan meminimalisir otitis media:

– Mencoba pemberian vaksin terhadap mikroorganisme khusus jenis pneumococcus.

– Pemberian vaksinasi influenza juga terbukti dapat membantu meringankan potensi penyakit untuk timbul.

– Seorang ibu disarankan untuk memberi ASI eksklusif setidaknya sampai satu tahun demi menjaga kekebalan tubuh bayi secara optimal

– Meminimalisir potensi buruk semisal bahaya merokok bagi alat pernafasan demi tetap menjaga saluran faring utamanya tetap sehat dari gangguan radang maupun infeksi.

– Pemberian dosis tepat sesuai resep dari dokter perihal antibiotik radan

2.Penyebab telinga berdarah karena Otalgia

Disebut juga sebagai penyebab telinga sakit dan berdengung yang dikarenakan oleh beragam sakit berbeda sebagai pendasarnya. Potensi menjadi penyebab telinga berdarah pun juga tak tertutup kemungkinannya tergantung tingkat keparahan dari gejala yang timbul tersebut. Dan terbagi pada dua kondisi pokok yang sangat mencolok untuk dijadikan perbandingan yakni:

A.Otalgia primer

– Biasa disebabkan oleh nyeri yang berasal dari telinga baik pada bagian dalam, tengah maupun serambi telinga luar.

– Pada beberapa kasus beberapa benda fisik keseharian mampu menjadi penyebab layaknya cottonbuds yang bisa menyebabkan bahaya kapas tertinggal di telinga karena digunakan tidak sebagaimana mestinya.

– Beberapa mikroba penginfeksi juga dalam beberapa kasus dapat berperan aktif sebagai penyebab. Seperti Candida maupun Staphylococcus.

– Beberapa trauma juga mendasari penyebabnya. Kerusakan akibat otitis media juga masuk dalam gejala otalgia primer ini.

B.Otalgia sekunder

– Disebabkan karena sakit dari luar telinga yang memberi manifestasi menjadi penyebab telinga berdengung sekaligus nyeri sebagai wilayah perluasan gejala sakit.

– Bisa pengaruh dari sakit saluran nafas, sering sakit kepala maupun karena manifestasi penyebab sakit gigi yang berujung menyebar pada bagian telinga.

– Pada dasarnya permulaan penyakit telinga satu ini termasuk pada jenis-jenis penyakit syaraf yang menjadi pusat dari segala nyeri yang dirasakan sampai pada telinga. Padahal fakta penyebab utamanya adalah adanya sakit pada bagian tubuh lainnya yang kemudian terhubungkan oleh jaringan syaraf yang menyebar.

3.Otitis Eksterna

Merupakan gejala peradangan yang berpotensi menimbulkan gejala nyeri maupun pembentukan nanah dan darah pada bagian telinga serambi luar. Biasa disebabka oleh parasit maupun mikroorganisme jenis bakteri batang maupun kokus sebagai penginfeksi dan tak ketinggalan pula beberapa jenis jamur.

Pengobatan otitis eksterna:

– Rajin membersihkan telinga dengan obat oles untuk mengurangi infeksi yang merebak.

– Diberikan pula obat anti nyeri sekaligus untuk meringankan terjadinya peradangan yang terjadi.

– Pemberian antibiotik sebagai cara pelumpuhan terhadap jenis mikroorganisme penginfeksi.

– Jika terdapat penyebab sakit dari manifestasi alergi maka pengobatan terhadap penyakit indukan untuk meminimalisir alergi harus diberikan pada pasien.

– Jika didasari oleh infeksi jamur maka terapi antifungal juga harus diberikan demi tahap pengobatan dan pemulihan gejala yang diderita.